Ilmu Komputer Mojopahit

Consultancy About Computer.

Web Fuad

Penyedot Debu Merupakan Daur Ulang Dari Electrolux

Electrolux mengenalkan penyedot debu terbarunya, yang terbuat dari suku cadang mobil bekas, diberi nama Ultra Silencer Green. Produk ini menggunakan 55 persen bahan daur ulang plastik. Penggunaan bahan ini menghemat sebanyak 2 liter minyak mentah dan 80 liter air yang digunakan dalam proses produksi satu unit penyedot debu. Electroluc mengklaim hanya menggunakan sumber bahan baku yang terbaik. Setiap tipe plastik daur ulang harus dites terlebih dahulu untuk mengetahui kualitas serta jangka waktu masing-masing komponen. Oleh sebab itu, Ultra Silencer Green adalah inovasi yang dihasilkan dari hambatan tersulit.


Meskipun secara teknis persentase lebih tinggi dalam penggunaan bahan daur ulang sangat dimungkinkan namun para desainer produk Electrolux tidak ingin berkompromi dalam hal kualitas produk. Semua vacuum cleaner Electrolux, termasuk Ultra Silencer Green, telah dikembangkan dan diuji coba untuk penggunaan selama 10 tahun dalam penggunaan secara normal. Secara teknis, perusahaan mengklaim keseluruhan vacuum cleaner Ultra Silencer Green dapat didaur ulang. Komitmen Electrolux Group terhadap lingkungan akan terus diperluas dan ini adalah tanggung jawab perusahaan untuk berpartisipasi terhadap isu lingkungan pada tingkat yang berbeda. Sebagai perusahaan Electrolux berkomitmen mengurangi konsumsi energi sebesar 15 persen. Dalam konteks produk, perusahaan menerapkan dua tingkatan yang berbeda, menggunakan plastik daur ulang poly propylene berwarna hitam dan mengembangkan lebih lanjut mesin yang hemat energi serta efisien.

Info serta gambar, saya kutp dari republika Online ( 24/08/2009).

Sony Mengembangkan Isi Daya Nirkabel

Tak lama lagi, anda mungkin tidak direpotkan keberadaan kabel pada piranti elektronik. Pasalnya, perusahaan elektronik raksasa asal Jepang, Sony, tengah menggarap teknologi yang memungkinkan piranti elektronik dioperasikan tanpa kabel. Teknologi yang tengah digarap ini, akan mengeliminir secara maksimal kegunaan kabel pada pirantik elektronik rumah tangga, seperti televisi. Untuk sekarang, Sony, fokus pada transfer energi tanpa kabel berdaya 60 watt pada jarak 50 cm. Teknologi itu mengadaptasikan sistem yang berbasis resonansi magnetik. Dengan perantara udara sebagai medium, energi elektromagnetik yang dihasilkan akan dikodekan pada alat yang mampu mengidentifikasi frekuensi resonansi sebagai sumber energi.


Sebagai permulaan, hanya alat yang memiliki pengkode frekuensi saja yang bisa menerima transfer energi. Tapi tak mungkin, semua alat bisa mengaplikasikan teknologi tersebut. Berdasarkan keterangan pihak Sony, seperti yang dikutip dari DCViews.COM, Akhir pekan lalu, kelebihan teknologi ini mampu mengefisiensikan transfer energi lebih maksimal ketimbang lewat kabel. Menurut keterangan dari pihak Sony, tingkat maksimal efisiensi transfer energi berkisar antara 60%-80%. Selain itu, sekalipun perkakas berbahan dasar metal berada di antara pengirim transmisi energi dan penerima energi, pihak sony mengklaim tidak bakal ada efek panas. Disamping menggarap teknologi transfer energi non kabel pada piranti elektronik, Sony juga mengembangkan teknologi berbasis High Frekuency Radio (RF). Teknologi ini, kelak digunakan pada setiap komunikasi via non kabel dan produk-produk penyiaran dengan kecepatan tinggi dan efisiensi maksimal. Kombinasi dua garapan Sony diperkirakan mampu meningkatkan efisiensi transfer energi hingga 60%. Sony juga berencana meningkatkan daya jangkau transfer energi yang semula hanya mencapai 50 cm menjadi 80 cm tanpa ada penurunan efisiensi.

Dengan begitu, bagi para produsen elektonik bisa meminimalisir penggunaan kabel sekaligus menghemat biaya produksi. Teknologi via kabel kini sudah berangsur tergeser dengan adanya sistem komunikasi via non kabel macam wifi. Seandainya kebanyakan piranti tidak lagi menggunakan kabel, pertanyaan menggelitik pun datang. Bagaimana nasib produsen kabel?.

Info dan gambar saya kutip dari Repubika Online (05/10/2009).
google

Coret - coretan terbaru

Fuad Mojosari

Download Film Terbaru

Pengikut

Komunitas Blogger Mojokerto
ShoutMix chat widget
Locations of visitors to this page Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Powered By Blogger